Ayo Mengenal Pengajian di LDII !!!
Lembaga Dakwah
Islam Indonesia atau yang biasa di sebut dengan sebutan LDII, ini berdiri
dengan tujuan dan cita-cita para ulama'-ulama' yang merintis LDII yaitu,
bertujuan untuk mewadahi umat Islam khususnya untuk mempelajari, membimbing,
mengamalkan dan menyebarkan ajaran-ajaran Islam secara murni, yang dilandasi
dari sumbernya ilmu langsung yaitu, Al qur'an dan Al' hadist dengan latar
belakang budaya masyarakat Indonesia pada umumnya. Yang berada didalam bingkai
(NKRI) Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan pancasila dan UUD Undang
Undang Dasar Republik Indonesia pada tahun 1945. Selain itu pasti dan selalu
didasari dengan niat dan tujuan yang murni, mukhlis niat "lillahi
ta'ala" karna Allah niat untuk
mengharapkan balasan rohmat dan ridho dari allah yang berupa SURGA dan juga
takut agar terhindar dari murka dan siksa Allah yaitu NERAKA.
Yang berdasar kan
firman Allah yang maha luhur di surat Al-lail ayat 19-21 :
وَمَا لِأَحَدٍ عِندَهُ مِن نِّعْمَةٍ تُجْزَى – ١٩ إِلَّا ابْتِغَاء وَجْهِ
رَبِّهِ الْأَعْلَى – ٢٠ وَلَسَوْفَ يَرْضَى – ٢١
" Dan
tidaklah ada seseorang yang di balas dengan kenikmatan dari Allah yang berupa
Surga, disisi Allah. Kecuali beramal deng tujuan mencari wajahnya Allah (ridho
dari Allah) yang maha mulya. Dan mereka akan sentiasa berbahagia di dalamnya”
Maka dari itu
untuk membina dan juga membimbing keimanan dan menjaga kemantapan juga
kemurnian didalam beribadah, Seluruh LDII yang ada di nusantara maupun yang ada di luar negeri khususnya yang LDII di Jombang mengadakan pengajian. Ada beberapa forum dan tipe-tipe
pengajian yang dibedakan berdasarkan kelompok usia, gender dan dapukan, antara
lain itu adalah:
1. 1. Pengajian Kelompok tingkat PAC
PAC ini singkatan dari Pimpinan Anak Cabang, Nah pengajian ini diadakan
secara rutin biasanya di adakan 2 – 3 hari dalam seminggu, yang biasanya
bertempat di masjid-masjid, di mushollah atau iasanya juga di tempatkan di
aula, yang ada di setiap desa yang ada di Indonesia. Setiap satu kelompok PAC
biasanya terdiri antara 50 – 100 orang jamaah. Selain itu didalam forum tingkat
PAC ini para jamaah juga dikoreksi amalan – amalan ibadahnya seperti melakukan
praktek wudhu dan praktek sholat yang benar. Materi pengajian yang dikaji
ditingkat PAC ini antara lain ; Al qur’an (bacaaan, maqna, keterangan), Hadist
himpunan, nasehat pemantapan agama. Selain itu para jamaah LDII ini juga
diajari & juga dibimbing untuk menghafalkan hafalan surat-surat pendek yang
ada di dalam Al qur’an, dan juga menghafalkan Do’a-do’a dan dalil-dalil yang
ada didalam Al qur’an dan Al hadist.
2.
2.Pengajian Cabe Rawit
Di Pengajian cabe rawit ini akan dilakukan sikap pengembangan mental agama.
Dan adapun pendidikan ahklaqul kharimah jamaah, ini di mulai sejak dini. Sebab
sejak dini seorang anak akan mudah untuk dibentuk dan diarahkan untuk membentuk
keimanan dan ahklak yang mulia. Adapun pengajian ini diadakan setiap hari
didalam setiap kelompok, dengan meteri yang akan diajarkan biasanya adalah bacaan
iqro’, diajarkan juga cara menulis pegon, dan juga diajak dan dibimbing untuk
menghafalkan surat-surat pendek yang ada di Al quran dan hafalan doa-doa.
3.
3. Pengajian Muda-mudi
Pada tingkat ini yang jelas tingkat remaja atau biasa disebut Muda-mudi ini Perlu mendapatkan perhatian khusus didalam membimbingnya. Karena pada umumnya itu adalah masa yang mana diperlukan penjagaan untuk membentengi para remaja dengan kefahaman agama yang mencukupi. Agar generasi muda LDII tidak dapat mudah terjerumus kedalam perbuatan-perbuatan dosa, dan perbuatan maksiat. LDII membangun beberapa Pondok pesantren yang tidak hanya memfokuskan agama saja tapi dunianya juga tidak ketinggalan.
Pada tingkat ini yang jelas tingkat remaja atau biasa disebut Muda-mudi ini Perlu mendapatkan perhatian khusus didalam membimbingnya. Karena pada umumnya itu adalah masa yang mana diperlukan penjagaan untuk membentengi para remaja dengan kefahaman agama yang mencukupi. Agar generasi muda LDII tidak dapat mudah terjerumus kedalam perbuatan-perbuatan dosa, dan perbuatan maksiat. LDII membangun beberapa Pondok pesantren yang tidak hanya memfokuskan agama saja tapi dunianya juga tidak ketinggalan.
Yang mana podok tersebut sudah sangat terkenal dengan jumlah santrinya yang sangat banyak karena disana bisa meramut santri dengan sangat baik., yang membuat orang tua santri tidak ragu/idak segan di dalam memondokkan anaknya. Pondok itu bernama Pondok Gading Mangu Perak Jombang, ini juga termasuk sebagian dari kesungguhan LDII di dalam mengurusi generasi muda. LDII juga
membentuk (TPPG) yakni Tim Penggerak Pembina Generus tim itu terdiri dari para
ahli psikologi dan pakar pendidikan.
Bagi semua ibu-ibu, wanita dan remaja putri juga perlu di jadikan sebagai
wadah khusus di dalam pembinaan kefahaman dan keimanan juga didalam meningkatkan
ketrampilan beribadah, selain itu mengingat NERAKA yang mana kebanyakan
penghuninya adalah seorang wanita, mengingat juga tentang persoalan-persoalan
khusus didalam agama Islam yang menyangkutkan sejatinya peran-peran wanita.
Haid, nifas, Kehamilan membimbing dan membina anak, melayani, mengelola, dan
mengurus rumah tangga itu semua merupakan persoalan khusus wanita dan ibu-ibu.
Maka dari itu disebut pembinaan khusus didalam menguatkan kefahaman dan
keimanan.
5.
5. Pengajian Umum
Pengajian ini merupakan forum gabungan antara beberapa jamaah PAC dan juga beberapa jamaah PC LDII. Selain itu pengajian ini juga merupakan wadah untuk bersilaturahim antara jamaah-jamaah LDII. Yang bertujuan untuk meningkatkan kekompakan, juga untuk meningkatkan kerukunan antar jamaah dan meningkatkan tali persaudaraan.
Pengajian ini merupakan forum gabungan antara beberapa jamaah PAC dan juga beberapa jamaah PC LDII. Selain itu pengajian ini juga merupakan wadah untuk bersilaturahim antara jamaah-jamaah LDII. Yang bertujuan untuk meningkatkan kekompakan, juga untuk meningkatkan kerukunan antar jamaah dan meningkatkan tali persaudaraan.
Jika ada yang bertanya
tantang bagaimana, "LDII bisa mempunyai masjid yang besar dan megah" ? Sebagaimana masjid LDII di Jombang ini adalah
jawaban yang tepat dari pernyataan diatas. Adapun tanah dan aset LDII biasanya
itu berasal dari shodaqoh jariyah perorangan jamaah yang ada di LDII. Sedangkan
bangunan fisik yang biasanya berupa bangunan mushalla, masjid, aula, dan
fasilitas-fasilitas ibadah yang lainya itu semua atas dana atau biaya dari
beberapa aghniya-aghniya (orang kaya) LDII dan juga dibantu oleh
pengusaha-pengusaha dan juga para jamaah-jamaah yang secara sukarela dengan sak
pol kemampuan dan juga yang pasti disertai dengan niat mukhlis lillah karna
allah.
Sekarang mari kita bertukar posisi dan bergantian bertanya apa pantasnya
orang atau golongan tukang fitnah yang memfitnah LDII sesat, apakah mereka
masih layak di sebut sebagai umat nabi Muhammad SAW ! Dan apakah tidak
sebaliknya mereka yang mengatakan LDII sesat itu berada didalam kegelapan dan
kesesatan.....
Jadi
pesan saya disini jadilah seorang Muslim yang cerdas yang bisa selalu
berhati-hati dalam menyikapi berbagai informasi. Dan janganlah langsung
menerima suatu informasi yang belum di tabayyun yang belum jelas kebenarannya.
Walaupun dengan gaya bahasa yang seadanya 😅 semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk anda yang membacanya. Sekian Terima Kasih... 😀
Walaupun dengan gaya bahasa yang seadanya 😅 semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk anda yang membacanya. Sekian Terima Kasih... 😀





Komentar
Posting Komentar